untuk mengetahui sebuah kenyataan memang dibutuhkan hati yang kuat karena di balik dari kenyataan tersebut mengandung 2 unsur yaitu menyakitkan dan menyenangkan. Dan hari ini kenyataan yang harus ak terima adalah sebuah kenyataan bahwa lagi-lagi tak ada yang memilih ku. Dan lagi-lagi aku harus merasakan sakit yang dulu pernah ak rasakan dan ketakutan yang dulu ak takutkan akan terjadi dan sekarang benar-benar terjadi.
Menangis, mungkin sudah menjadi hal yang biasa ak alami dan ak gag pernah tau kenapa Allah membuat ku seperti ini. Entah Allah gag sayang sama ak atau sebaliknya sangat sayangnya kepada ku sehingga Allah sudah memberikan ku petunjuk.
Mungkin aku terlihat seperti anak kecil, atau iri tapi sebenarnya bukan, malah ak jadi bertanya pada diri ku apa yang salah dengan ku, banyak dosa kah aku, atau ak tidak pantas buat mereka. ?????
Ya ALLAH, aku tau mungkin sekarang engkau menunda nya buat ku, tapi rasa TRAUMA ini yang masih membekas di hati dan semakin membuat ku takut untuk mengangkat kepala. Kalau boleh Ya Allah, ak ingin ke rumah mu dan sujud di hadapan Mu, tinggal di rumah Mu sekedar untuk mendekat kan diri dan menenangkan diri.
-saya-
